September 29th, 2008

Artikel ini saya dapat dari sebuah flyer tabloid Kontan, sebetulnya yang jadi sponsor adalah Entrostop (obat diare), tapi anyway saya co-pas di sini, karena bisa bermanfaat buat teman-teman yang mudik lebaran ataupun yang kerap bepergian.

Artikelnya gini:

Diare merupakan salah satu penyakit yang harus diwaspadai ketika melakukan perjalanan mudik yang melelahkan. Hal ini terbukti dari banyaknya kunjungan pasien yang mengeluhkan diare pada minggu Lebaran di rumah sakit umum daerah.

Diare merupakan keadaan di mana seseorang buang air berkali-kali dan kadang disertai muntah. Penyakit ini bisa disebabkan peradangan usus karena kolera, disentri, maupun bakteri dan virus lainnya. Kekurangan gizi juga dapat memicu diare, selain keracunan makanan atau tidak tahan terhadap jenis makanan tertentu, seperti anak yang itdak tahan minum susu yang mengandung lemak atau laktosa.

Berikut langkah-langkah untuk terhindar dari diare selama melakukan perjalanan mudik:

  • Jaga kondisi badan. Kelelahan dapat menjadi pemicu munculnya diare. Menggunakan moda transportasi apapun menuju kampung halaman, padatnya volume jalan dan berdesak-desakan ketika akan naik serta turun dari transportasi pasti melelahkan.
  • Perubahan pola makan juga dapat memicu diare. Walah harus menyantap hidangan suguhan, jangan lupa untuk menyeimbangkannya dengan mengkonsumsi makanan sehat yang ditunjang dengan suplemen penjaga stamina, bila perlu.
  • Sebelum makan, terutama di tempat umum, jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun. Bila sabun dan air tidak selalu tersedia, anda dapat menggunakan cairan pencuci tangan yang tanpa dibilas atau tisu basah. Untuk itu, sebelum berangkat pastikan kedua benda tersebut sudah ada di tas.
  • Bila memilih restoran di jalan, sebaiknya pilih yang menyediakan makanan hangat, berhubung proses pemanasan akan membunuh bakteri yang mungkin terkandung di dalam makanan.
  • Usahakan untuk selalu mengkonsumsi air mineral dalam botol bila sedang bepergian. Terutama untuk membuat susu bayi, pastikan air telah mendidih secara sempurna
  • Berhati-hati pula dengan kubus es yang dijual bebas di warung atau penjaja makanan keliling. Oleh karena itu awasi anak-anak agar tidak jajan sembarangan
  • Ketika menyikat gigi, disarankan untuk menggunakan air matang yang telah bebas dari bibit penyakit.
  • Jaga kebersihan dengan tidak membiarkan sampah menumpuk di kendaraan yang digunakan mudik supaya tidak mengundang serangga dan tikus yang merupakan pembawa kuman penyakit. Bila tidak ada tempat sampah memang disarankan untuk mengumpulkan sampah di satu wadah. Namun begitu melihat tempat sampah, segera buang agar kendaraan tetap bersih.

Selamat mudik, dan semoga sehat – selamat dalam perjalanan ya…
Juga untuk teman-teman yang berlibur, selamat bersenang-senang 😉

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply