June 12th, 2010

Semakin hari semakin banyak orang yang kenal dengan dunia maya, bukan cuma lewat computer atau laptop, sekarang banyak orang yang membeli smartphone supaya bisa online dari sana.

Ini merupakan suatu kabar gembira, artinya dunia online di Indonesia makin berkembang dan terjangkau, tentu saja ini berarti semakin luasnya pasar untuk bisnis online. Tapi di balik hal tersebut, tentu saja ada hal penting yang harus benar-benar kita perhatikan, yaitu keamanan online, mulai dari data kita sampai password.

Sekarang bukan cuma email saja yang passwordnya kita harus ingat, tapi juga PIN ATM, password akun facebook, password berbagai social networking, dan berbagai password lainnya. Sekalipun kita memiliki password, tetap saja tidak menutup kemungkinan akun kita di-hack oleh orang iseng atau orang yang sengaja berniat buruk.

Nah, bagaimana kita bisa meningkatkan online security kita saat ber-online ria?

  • Buat password yang agak rumit, dengan campuran angka dan huruf, jangan mengambil langkah mudah misalnya dengan tanggal lahir, misalnya dompet kita hilang, kan di sana tersimpan KTP berikut kartu ATM, nah tentunya pencuri akan mudah menebak dari sana bukan? Di facebook juga banyak yang menuliskan tanggal lahirnya, padahal nggak semua friend di Facebook kita orang yang benar-benar kita kenal.
  • Gunakan password yang berbeda untuk tiap akun online anda, memang jadi menyebalkan dan ribet, tapi ini untuk keamanan anda sendiri.
  • Ingatlah untuk log-off (log-out) setelah anda login di suatu situs, terutama bila anda menggunakan komputer umum (misalnya di hotspot atau di warnet).
  • Usahakan mengakses akun-akun penting hanya di komputer pribadi dengan koneksi internet yang aman. Perlu anda ketahui kalau di tempat-tempat umum (wi-fi) rawan terjadi pencurian data dan password. Seorang hacker yang lihai bisa membuat wi-fi baru dari laptopnya untuk mencuri data penting anda di tempat umum.
  • Lakukan diversifikasi email, misalnya email untuk bisnis, email untuk pribadi, email untuk facebook, dan sebagainya, jadi bila ada akun anda yang kena hack, anda tidak sampai kehilangan segalanya sekaligus. Memang kelihatan ribet, tapi begitu anda terbiasa semua tidak akan menjadi masalah.
  • Berikan pembekalan kepada anak-anak yang sudah mulai menggunakan internet, sekarang banyak anak yang memiliki akun FB, padahal batasan umur minimal adalah 13 tahun. Jelaskan kepada mereka untuk tidak sembarangan add friend, pantau kegiatan online mereka, dan ajarkan untuk tidak menuliskan di mana posisi mereka melalui update status FB (siapa tahu ada orang yang berniat buruk, misalnya menculik mereka, atau mencuri di rumah saat rumah sedang kosong).
  • Jangan menulis segala data anda di FB atau social networking lainnya, ingat tidak semua friend tersebut anda kenal, demi keamanan anda, tidak perlu mencantumkan nomor hp, alamat, dan semua data penting yang sekiranya bisa membahayakan keamanan anda dan keluarga.

Saya sendiri ngeri membaca, ada orang yang akun FB nya dibajak, kemudian pembajak ini menghubungi teman-teman pemilik akun FB tersebut, meminta transferan uang, karena ditimpa musibah. Ini kan jadinya ikut merugikan rekan-rekan lainnya juga?

Belum lagi , kalau misalnya di akun kita yang dibajak tersebut dilakukan posting macam-macam yang tidak benar, wah makin ngeri deh 🙁

So, marilah kita tingkatkan kesadaran akan online security demi keamanan dan kenyamanan bersama 🙂

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply