October 18th, 2009

Akhir-akhir ini kita diguncang gempa hebat lagi di Padang (maaf ya nulisnya terlambat, tapi saya yakin teman-teman sudah pada baca beritanya dari berbagai sumber dan pemberitaan), saya ucapkan dukacita yang sedalam-dalamnya kepada para korban dan keluarganya, semoga tidak ada gempa bumi lagi di Indonesia kita ini, dan kiranya kita semua dapat bergotong royong membangun kembali Padang dan sekitarnya serta daerah gempa lain supaya bisa segera pulih dan beraktivitas normal kembali.

Saat terjadi gempa bumi, reaksi normal seseorang adalah panik, bingung, kemudian berlarian keluar bangunan dan mencari tanah lapang (supaya terhindar dari reruntuhan).  Kemudian panik lagi menghubungi keluarga, teman, kenalan, dll.

Nah kebetulan daya menemukan cuplikan menarik dari koran Jawa Pos tanggal 7 Oktober 2009 kemarin (teman-teman mungkin sudah membacanya), tentang apa yang harus dipersiapkan ketika gempa terjadi:

  • Tentukan tempat berlindung yang aman, misalnya di bawah kolong meja (misalnya kita di lantai 20 suatu bangunan, sepertinya berbahaya juga kita turun lewat tangga darurat karena juga bisa roboh, selain itu di sana pasti berdesakan sekali bisa-bisa kita malah tergencet di sana), mungkin teman-teman belum tahu informasi yang saya dapatkan dari pemberitaan di TV, gempa bumi biasanya terjadi tidak sampai 1 menit, jadi nggak mungkin juga kita bisa turun dari lantai 20 dalam 1 menit kan?
  • Menyediakan air minum untuk keperluan darurat (mungkin ini bisa dibilang ide bagus, di kamar kita sediakan air minum kemasan, untuk berjaga-jaga bila suatu saat kita sampai terjebak di dalam sana)
  • Siapkan tas ransel khusus kondisi darurat, isinya : lampu senter, air minum, kotak P3K, makanan tahan lama (misalnya biscuit), uang tunai secukupnya, lilin, korek api, buku tabungan, helm, beberapa pakaian dan pakaian dalam (bilamana kita perlu kabur, kita langsung angkat tas darurat ini, jadi letakkan di tempat yang strategis.
  • Mengencangkan mebel yang mudah roboh dengan langit-langit atau dinding menggunakan logam berbentuk siku atau sekrup (ini terutama untuk teman-teman yang interior rumahnya berupa lemari-lemari tinggi yang rawan roboh bila terkena goncangan hebat)
  • Mencegah kaca jendela atau kaca lemari pakaian pecah berantakan saat terjadi gempa, caranya : pilih safety glass atau tempelkan kaca film
  • Mencari tahu lokasi evakuasi dan rumah sakit terdekat
  • Matikan kompor bilamana gempa terjadi saat teman-teman sedang memasak, juga segera matikan peralatan elektronik yang dapat menimbulkan api (untuk menghindari bahaya kebakaran)
  • Cari informasi gempa melalui teluvise atau radio (sebisanya)
  • Jika teman-teman sedang berada di jalan raya saat gempa terjadi, usahakan segera menjauhi papan reklame, tiang listrik atau gedung bertingkat (supaya tidak kerobohan)
  • Tetap tenang ketika keluar rumah atau gedung, tunggu sampai gempa reda (jadi sementara bila tidak bisa keluar bangunan, sebaiknya kita mencari tempat berlindung yang aman).

Semoga cuplikan tersebut bermanfaat ya, bencana alam bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, tidak ada salahnya kita mengetahui sedikit informasi untuk melindungi diri kita sendiri serta orang-orang yang kita cintai.

Mungkin artikel ini bisa pula dibagikan kepada teman-teman lain sebagai informasi seputar pertahanan diri terhadap gempa bumi.

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply