May 29th, 2012

Saya tahu banyak orang benci pada MLM, kalau saya pribadi bisa dibilang netral, karena banyak MLM yang baik, bukan money game, produknya bagus, sistem bonusnya juga bagus, dan kalau ditelaah, kenapa banyak orang jadi sebal dengan MLM, saya kira karena pendekatan (cara rekrut) dari sebagian orang yang terkesan memaksa (mungkin saking semangatnya menawarkan produk/bisnis MLM yang bersangkutan).

Tapi kali ini saya sudah tidak membahas pro dan kontra bisnis MLM lagi, tapi saya lebih melihat MLM sebagai sarana untuk mendapatkan penghasilan tambahan dalam sebuah keluarga.

Kalau dalam bahasa Inggris mungkin kita pernah kenal istilah double income family (keluarga dengan penghasilan ganda), artinya suami dan istri sama-sama berpenghasilan. Di Indonesia sebetulnya wanita sangat berkesempatan untuk ikut berpenghasilan, karena di sini kekeluargaan masih erat jadi menitipkan anak pada kakek neneknya masih memungkinkan, dan gaji pengasuh anak pun masih relatif terjangkau. Tapi mengapa para ibu tidak mau berusaha memiliki penghasilan tambahan (setidaknya uang pribadi)?

Beberapa alasan yang biasanya timbul:

  • Nggak boleh sama suami (apakah kalau ibu bekerja dari rumah sambil masak dan jaga anak juga masih nggak boleh?)
  • Menjaga anak (padahal bila orang tua bisa mencukupi dan menjamin pendidikan anak, sekolah setinggi yang mereka mau, bukankah itu lebih menunjukkan tanggung jawab orang tua?)
  • Sibuk, nggak bisa keluar-keluar rumah karena macet, dan sebagainya.

Nah kalau sekarang ada pekerjaan yang bisa dikerjakan dari rumah, di sela-sela kegiatan sebagai ibu rumah tangga, alasan yang biasanya timbul apa lagi?

  • Gaptek (masa iya? Buktinya bisa baca artikel ini kan?)
  • Nggak punya temen (padahal teman FB seabreg, dan nama teman di HP coba dech dihitung dulu)
  • Modal besar (banyak kok bisnis modal kecil)

Ya intinya, kalau MALAS ya MALAS aja… nggak usah pakai ribet kan? Bisnis MLM online sebetulnya sangatlah menguntungkan para ibu-ibu yang ingin berpenghasilan, mengapa?

  • Nggak menyita waktu
  • Modal relatif terjangkau (murah malahan)
  • Bisa untung jaringan (bonus) dan retail, keuntungan retail sampai 25% sebetulnya sangat besar, apalagi ibu-ibu tuh biasanya pinter banget jualan.. satu ibu pakai Royal Jelly sebagai anti aging, biasanya ibu-ibu teman arisan pada nggak mau kalah.. jualan gampang banget kalau gini.. Cuma perlu cerita, nggak perlu pakai maksa.
  • Nggak ngerti caranya… padahal bisnis MLM online yang baik biasanya sudah menyediakan fasilitas untuk anggotanya, baik mengajarkan cara rekrut member (cara yang nggak pakai jurus memaksa).. cara jualan, cara ini dan itu, intinya, kalau member mau menjalankan yang sudah diajarkan.. tentunya bisnisnya juga jalan.

Bisnis MLM yang memasarkan produk kesehatan sangat memiliki prospek, karena selain mendapatkan uang, tentunya para membernya akan mendapatkan kesehatan tubuh (biasanya para member juga merupakan pengguna).

Bayangkan kalau ibu-ibu yang biasanya cuma ber-BBM ria dan ber FB atau Twitter sambil mengasuh anak dan memasak mau menggunakan BB, FB, Twitter nya untuk cari uang.. saya rasa bukan cuma kebanggaan dari para suami yang didapat, tapi para ibu juga akan mendapatkan kepuasan batin.. punya uang saku sendiri tentu menyenangkan.

So, apakah anda mau mereferensikan bisnis ini untuk ibu rumah tangga yang anda kenal? Atau anda sendiri mau mencoba untuk mendapatkan penghasilan tambahan di sela-sela kesibukan anda? Pilihan di tangan anda.

DOUBLE INCOME FAMILY IS GREAT

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply