August 4th, 2009

Saya pernah bercerita kalau jualan kue itu margin keuntungannya cukup lumayan, itu memang benar, saya sendiri pernah kok jualan kue (belakangan saya berhenti, karena saya lebih suka bekerja online, kalau membuat kue di pagi-siang hari, biasanya di malam hari sudah terlalu lelah untuk urusan online).

Memang membuat kue atau pun memasak itu butuh hobi tersendiri, ada loh teman saya yang nggak suka masak, nggak suka bikin kue atau segala sesuatu yang berbau dapur. Ada pula yang lebih suka memasak daripada membuat kue, tapi mungkin ada juga yang lebih menikmati proses membuat kue daripada memasak (seperti saya contohnya 🙂 ) .

Anyway, kembali ke urusan jualan kue, saya terpikir beberapa tips yang mungkin bisa berguna bilamana teman-teman ingin mencoba jualan kue (apalagi lebaran segera tiba, biasanya lumayan loh pasar kue menjelang lebaran gini, gurih pokoknya).

  • Tips yang pertama, jangan pelit memberikan tester, bagaimana orang yakin kue kita enak kalau mereka tidak mencicipi kan? Nah untuk kue kering, sediakan tester di toples, dan untuk kue basah, mungkin bisa disediakan tester dengan membuat kue dalam ukuran yang lebih kecil (atau potongan) supaya calon pembeli bisa mencicipi.
  • Rajin-rajin membagi tester dan mengumumkan kalau kita sekarang berbisnis kue, tetangga dan teman serta kerabat adalah sasaran pertama yang bisa kita datangi, berikan cicip-cicip kue buatan kita kepada mereka, kalaupun mereka tidak membeli saat ini, mungkin di lain waktu mereka akan membutuhkan.
  • Bilamana target yang telah kita beri tester tidak membeli, tidak perlu keburu kecewa, mintalah dengan sopan untuk mereferensikan kue kering kita kepada orang lain yang mereka kenal.
  • Sediakan kemasan yang menarik, biasanya orang membeli kue untuk diberikan kepada orang lain, jadi usahakan kue itu sudah siap untuk langsung diberikan tanpa perlu dikemas ulang oleh pembeli kita.
  • Kemasan menarik dan praktis juga perlu untuk pembeli yang sedianya akan mengkonsumsi sendiri kue buatan kita, usahakan memberikan kemasan yang cocok dengan jenis kue (untuk kue kering, kemas dalam kemasan yang rapat, supaya kue kering tidak mudah melempem).
  • Harga yang masuk akal dan kompetitif, dalam menetapkan harga, janganlah terlalu mahal, sesuaikan dengan harga pasaran yang berlaku untuk kue sejenis dengan kualitas yang sama.
  • Berikan kemudahan untuk pembeli, misalnya bisa pembeli membeli kue dalam jumlah banyak, bagaimana kalau teman-teman mengantarkan pesanan tersebut sampai ke tujuan? Atau bilamana ongkosnya memberatkan kita, mungkin masih bisa kita tawarkan jasa antar dengan ongkos yang dibebankan kepada pembeli. Banyak loh pembeli yang dengan rela membayar ongkos kirim daripada susah-susah mengambil sendiri pesanan kue mereka.
  • Bila memungkinkan berilah label kandungan bahan kue tersebut, serta tanggal kadaluwarsa, dengan demikian kita juga sekaligus menjaga kualitas kue bikinan kita (terutama untuk kue kering).
  • Mengikuti trend, misalnya kita bisanya membuat bolu saja, tapi sekarang sedang trend cup cakes, maka tidak ada salahnya kita juga menjual cup cakes, kalaupun kita sudah menjual cup cakes, mungkin kita bisa mengembangkan tampilan cup cakes yang lebih cantik.
  • Terus berinovasi dalam hal jenis kue dan tampilan kue, dengan kesanggupan menyediakan aneka macam kue yang dikehendaki pembeli, kita memudahkan mereka (mereka tidak perlu ke lain tempat untuk membeli ‘kekurangan’ yang mereka inginkan), sekaligus menambah omzet kita (kan mending beli dari kita daripada beli dari orang lain).
  • Memberikan kejutan dan penghargaan untuk pembeli kue kita, misalnya beli 10 gratis 1, atau mungkin bila permodalan kita sudah mapan, bila kita punya kue jenis baru, kita kirimkan cicip-cicip untuk para pelanggan setia kita.
  • Bilamana ada pelanggan setia yang sudah lama tidak muncul, mungkin kita bisa mengirimkan kue terbaru kita, supaya mereka bisa teringat lagi kepada kue-kue kering enak bikinan kita.

Nah, nggak sulit kan untuk mulai berjualan kue? Cuma perlu praktek dan keberanian, memang mungkin awalnya malu menawarkan kue kering dan kue-kue lain buatan kita kepada teman-teman, saudara dan tetangga. Tapi kan toh mereka memang membutuhkan kue tersebut, daripada membeli dari orang lain, nggak ada salahnya kan membeli dari kita, apalagi kalau kue kita memang enak, dan harganya terjangkau.

Resep kue kering, roti dan kue-kue lain juga mudah kok didapat, mungkin teman-teman bisa mengambil kursus (banyak kok les bikin kue dan masakan) tapi bisa juga langsung membeli resep di toko buku atau resep kue online, dan langsung praktek,

Resep-resep kue jaman sekarang mudah untuk dimengerti, lengkap serta banyak tips nya, bahkan dijelaskan secara step by step, sehingga mudah untuk diikuti oleh orang yang newbie sekalipun.

Ingin mencoba? 😉

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

10 Comments

TravelHemat August 7th, 2009 at 4:54 pm

Duh… kok aku juga jadinya kepengen ngicip kue bikinannya Lina ya… Kapan ya???

Lina August 7th, 2009 at 5:53 pm

huaaaa, kapan-kapan kali ya… 😛

desy August 22nd, 2009 at 11:26 am

aduh Insya Allah .. aku minggu ini start jual kue kering .. trus terang aku agak deg-deg an coz kali ini modalnya lumayan besar .. makasih banget tip’s nya .. bermanfaat sekali .. mudah-mudahan bisa lancar.. sukses .. laku keras .. amieeeen

Lina August 24th, 2009 at 4:26 pm

@ Desy,

Semoga sukses ya ama jualan kue keringnya, mumpung lebaran juga kan, biasanya laris manis loh 😉

Kalau butuh resep-resep kue kering, tips dan juga resep-resep roti, mungkin bisa coba ebook kumpulan resep kue kering dari KUE KERING.COM

tri yudi July 23rd, 2010 at 9:54 am

Permintaan pembeli memang bermacam-macam, kalau kue/produk bagus sih pasti diterima oleh konsumen. Seperti Bumbu pecel saya, sekr sudah ada 30 outlet, awalnya saya titipkan, tapi dg cara itu lama-lama tinggal ambil sama kirim. Awalnya sih lama, 1 bl hanya laku 1 pak, tapi sekarang 1 outlet sudah ada yang laku 6 pak, katanya penjual/toko yang titipi rasa cocok. Alhamdulillah.

nursyamsiah March 12th, 2011 at 11:52 am

saya tertarik, saya punya produk wingko durian, tolong gimana saya pasarkannya

Lina March 13th, 2011 at 10:47 pm

@ Nursyamsiah : nggak ada salahnya loh, coba buat situs/blog lalu memasarkan wingko durian dari sana, atau melalui facebook, bahkan sekedar beriklan di aneka iklan baris gratis di web. intinya mencari cara berjualan secara online, pastinya awalnya tidak mudah, tapi dengan ketekunan dan usaha, pasti bisa 😉

nia May 12th, 2011 at 2:52 pm

saya hobi memasak dn bikin kue2 kering,,, alhamdulillah kt orng2 sih… kue2 ku enak,aplg kaastengel putri salju n risollesnya… setiap lebaran saya belajar memasarkn kue2 lwt tmn suami d kantor,namun krn saya mengerjakn sendiri alhasil tdk maximal…dan saya msh kesulitan menghitumg modalnya krn benar2 semua d kerjakn sendiri sementara pesanan banyak..alhasil sampai saat ini blm memuaskn..saya berangan2 punya cafe mobile…hehe dmn satu mbl van d sulap jd cafe..dgn makanan yg enak tp berpindah2..

Lina May 13th, 2011 at 7:11 pm

Dear Nia : semoga sukses, dan mungkin meskipun tidak lebaran bisa saja mengambil moment lain seperti natalan, imlek atau valentine.

Dan nggak ada salahnya mencoba memasarkan produk melalui facebook, twitter atau web/blog, karena banyak teman yang berjualan kue kering secara online dan terbukti laris manis loh 😉

sukses untuk anda 😉

Tia April 27th, 2015 at 1:20 pm

Yang paling sulit adalah dlm menentukan harganya, kemahalan gak ada yang beli kemurahan kita yang rugi

Leave a Reply