August 23rd, 2008

Hari ini saya ngobrol dengan teman SMA saya yang sekarang bekerja sebagai marketing di Jakarta. Kebetulan teman saya ini cowok dan sudah menikah, jadi sudah ada yang masakin lah di rumah.

Saya tanya ama dia, gimana lama gak ketemu, dia bilang sih baik, kerjaan okay lah, nungguin promosi, cuma katanya sich tambah gendut, dan kelihatannya dia punya masalah ama jantungnya.

Aduh batin saya, umurnya aja belum 35 tahun, kok udah jantungan gitu. Dan dokter jantungnya gak mengijinkan dia treadmill (untuk memeriksa ada penyumbatan tidak), karena dia overweight (terlalu gemuk). Memang setahu saya untuk treadmill, dokter juga gak sembarangan, bisa ambruk kalo fisik tidak memungkinkan. Jadi dokternya menyuruh dia untuk diet dulu.

Saya sarankan dia untuk diet aja, kalau perlu ke dokter diet, kan diet sembarangan juga bisa berbahaya (kalau lihat keadaan dan akrivitasnya, dia gak bisa kurang makan, tapi juga kalo kegemukan gitu, mudah capek beraktivitas, nah lingkaran setan ya?)

Tapi teman saya ini bandel, dia sukanya makan di warung, depot, resto (maklum pekerjaan marketing kan identik dengan makan di luar), Dan dia ngotot gak mau bawa makan siang dari rumah, dengan alasan malu.

Saya sich cuma mikir begini, mana yang lebih penting, kesehatan atau gengsi? Kenapa mesti malu bawa makanan dari rumah? Apalagi sekarang kan banyank catering makanan diet yang melengkapi servisnya dengan pesan antar ke kantor, nah apa bedanya dengan bawa sendiri dari rumah?

Bawa makan siang dari rumah, udah pasti lebih hemat, lebih bersih, lebih terkontrol isinya juga. Kenapa harus gengsi?

Apakah kita merasa bangga mampu makan di luar?

Kadang ya, kalau makan di luar tuh, saya sich bukan takut ama makanannya, tapi lebih kuatir pada kebersihan peralatan makannya, karena biasanya penyakit bisa menular dari sana (kalau mencucinya tidak bersih).

Tips buat yang suka makan di warung: usahakan makan di tempat yang mana tempat cuci piringnya airnya mengalir, dan usahakan makan makanan yang panas (ya setidaknya kan bibit penyakit yang ada diharapkan mati kepanasan).

Kembali ke soal gengsi, di jaman sekarang di mana semua serba instant dan mudah, orang memang sudah meninggalkan gaya hidup tradisional, ada yang malu bawa makan siang ke kantor, sedangkan untuk pulang makan di rumah kayaknya gak praktis (rumah jauh dari kantor).

Ini mungkin lebih terkait ke pola pikir, kalau saja kita tidak kalah di gengsi, tentu hidup ini akan lebih mudah dan lebih sehat 😉

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply