January 16th, 2010

Menyambung cerita kemarin soal saya digeledah di sebuah swalayan besar, hari ini saya balik ke sana lagi loh šŸ˜› bukan mau melabrak, tapi memang mau belanja beberapa keperluan.

Dan rupanya keberuntungan berpihak kepada saya, karena saya membatalkan belanjaan yang harganya nggak sesuai (yang tercantum harga promo bulan lalu), saya jadi bertemu dengan supervisor yang bertugas (karena untuk membatalkan pembelian, harus otorisasi supervisor).

Nah pada kesempatan itulah, saya mengadukan kejadian kemarin, sekaligus saran saya supaya staf yang mau memeriksa barang pelanggan bisa memperkenalkan diri lebih dulu, sehinggak pelanggan tidak merasa curiga, was-was dan menjadi ketakutan.

Bagus sekali respons supervisor tersebut, beliau menanyakan siapa staf yang bersangkutan (lucunya, dia langsung bertanya apakah si A? dan memang itu orangnya loh, mungkin sebelum saya ada yang mengalami kejadian serupa di sana). Supervisor ini meminta maaf dan menanggapi keluhan (complaint) saya dengan positif, jadinya lega deh.

Dan keuntungan lain yang saya peroleh dari curhat tersebut, saya menjadi tidak trauma ke swalayan tersebut. Ini natural saja, biasanya kan kita jadi trauma ke tempat di mana kita pernah mengalami kejadian tidak enak.

Pelajaran yang saya dapat dari pengalaman ini, lebih baik bila kita mengalamiĀ  hal-hal yang kurang menyenangkan kita menyalurkan opini kita dengan baik-baik, sehingga kita pun sebagai pelanggan lega dan puas, sedangkan penjual pun bisa memperbaiki pelayanan mereka. Karena kerjasama timbal balik inilah yang sejatinya akan memajukan suatu usaha.

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

One Comment

hanari June 8th, 2014 at 1:43 pm

Lega deh jadinya, mudah-mudahan tidak terulang kembali.

Leave a Reply