September 18th, 2008

Teman-teman menyadari nggak ya kalau tambah hari tuh pengemudi ugal-ugalan tambah banyak? Kadang kita disalip dari kiri trus orangnya nyelonong di depan kita pindah jalur ke kanan kita… bikin deg-deg an gitu:(

Pasti dech jadi sering mengumpat, atau paling tidak mengumpat dalam hati ya? Atau jangan-jangan di antara kita ada yang malah jadi oknum itu ya? Yang berlaku egois seakan-akan jalanan ini milik kita sendiri dan orang lain pada numpang?

Menurut saya sich, di jalan raya itu kita kan sama-sama pemakai jalan, sebaiknya saling bertoleransi di antara sesame, tidak perlu juga menjadi panas karena oknum tertentu, trus kita jadi gak mau ngalah dan terjadilah insiden jalanan 🙁 Karena toh kita tidak bisa menghukum oknum tersebut dan malah menjadi ikutan celaka.

Lima menit lebih lambat masih jauh lebih baik daripada 5 menit lebih dulu nyampai ke rumah sakit (kalau kecelakaan tuh, kan bisa keangkut ke rumah sakit 🙁  ).

Kalau memang tidak bisa menahan emosi, cobalah pikirkan orang rumah yang menjadi repot bilamana kita mengalami kecelakaan di jalan raya.

Kecelakaan bukan cuma bikin kita rugi waktu, uang (biaya), tapi bagaimana kalau kita jadi cacat? Kan rugi besar ya?

Nah daripada gitu, bukankah lebih baik kita mengemudi dengan selamat saja?

Tulisan ini mungkin bisa menjadi selingan bermanfaat buat mengingatkan teman-teman dalam berlalu lintas, kita hendaknya berpikir lebih panjang dan memikirkan orang-orang yang kita cintai di rumah.


Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

One Comment

Ecko September 19th, 2008 at 1:08 am

Itulah, kadang kita sudah sehati-hati mungkin eh malah orang lain yg tidak hati2 dan menyebabkan kita ikut jadi korban. Kasihan kan?

Leave a Reply