August 10th, 2009

Hari ini saya ingin sharing aja deh tentang pengalaman saya belanja online di Indonesia, sebelumnya sih paling-paling kalau membeli barang secara online cuma nitip beli buku ama teman di Amazon.com atau beli ebook pembelajaran internet marketing dan bisnis online.

Nah karena kebetulan harddisk komputer saya bisa dibilang sudah penuh sesak tidak karuan, saya memutuskan untuk membeli eksternal harddisk saja, jadi tidak perlu bongkar komputer untuk mamasang harddisk, dan lagi harddisk eksternal kan mudah untuk dibawa-bawa (portable) dan praktis untuk dicolokkan ke komputer, laptop, netbook (ya untuk masa ke depannya ini merupakan pilihan paling cocok).

Setelah bertanya ke 5 orang teman yang lebih mengerti soal hardware, saya sudah tahu HDD mana yang saya pilih, tapi sayangnya barang yang saya pilih itu tidak tersedia di toko komputer langganan saya (adanya seri lain).

So, pilihan saya adalah membelinya secara online. Kalau beli di Amazon.com harus merepotkan teman untuk membawanya pulang ke Indonesia (karena Amazon tidak mau mengirim barang elektronik ke Indonesia, mungkin berkenaan dengan tingkat fraud ya, saya juga tidak pasti). Dan lagi resiko juga ya barangnya nanti kena bea masuk (yang mungkin bikin harga barang malah jadi lebih mahal), belum lagi kalau barangnya rusak di koper teman saya (misalnya dibanting-banting di pesawat).

Saya pun bertanya pada teman saya yang pernah membeli barang elektronik secara online, dia menyarankan saya untuk membeli di Bhineka.com yang konon terpercaya dan punya reputasi bagus. Jadilah saya ‘nekad’ membeli di Bhineka.

Nah saat proses membeli ini, saya iseng mencoba membayar dengan credit card yang ternyata memang nggak bisa karena tidak tersedia untuk pembeli dari luar Jabodetabek. Tapi untuk memprosesnya kembali kok saya jadi muter-muter, shopping cart nya tuh kok jadi nggak sampai-sampai ke halaman yang saya kehendaki.

Maka kemudian saya pun menggunakan fasilitas chatting yang tersedia, ternyata gak nyesel deh, malah saya diuntungkan dengan fasilitas ini, karena:
”    Saya bisa langsung bertanya apakah barangnya ready atau tidak (menurut saya kepikiran juga ya kalau kita pesan barang dan sudah kita bayar tapi barangnya gak jelas ada atau tidak, bahkan mungkin harus ‘indent’)
”    Kursnya jadi lebih murah dari kurs di shopping cart (mungkin lebih real time ya)
”    Karena diproses secara offline oleh customer support di chattingan tersebut, katanya order saya jadi lebih cepat diproses.

Puas rasanya beli HDD di Bhineka.com. karena sambil saya chatting bertanya lebih jelas proses pembayaran, dan informasi lain, saya bisa langsung transfer (online), kemudian saya pun langsung meminta customer support tersebut untuk langsung konfirmasi apakah sudah oke transfernya.

Setelah menunggu sekitar 15 menit, beliau ini mengkonfirmasi kalau transfer sudah masuk, dan pesanan segera diproses, saya hanya perlu menunggu nomor RESI TIKI untuk tracking posisi barang selama dalam pengiriman.

Untuk memperkecil kerusakan barang selama perjalanan, saya menggunakan jasa TIKI one night service yang memang ‘sedikit’ lebih mahal.

Saya transaksi dengan Bhineka.com pada tanggal 21 Juli, tanggal 22 Juli barang sudah dalam perjalanan, dan tanggal 23 Juli sore hari barang pesanan saya terima dalam kondisi baik, packing juga bagus, bahkan kalau misalnya segel dan packing saat barang tiba kondisinya tidak sempurna, saya boleh tidak menerima barang tersebut, dan melaporkannya ke pihak TIKI dan Bhineka.com.

Saya juga diberitahukan kalau pengiriman barang dilindungi oleh asuransi, jadi keselamatan dan keamanan barang terjamin, juga dibilang jasa pengiriman barang tersebut sudah berpartner cukup lama dengan Bhineka.com.

Secara keseluruhannya, saya puas dengan service dan customer support yang saya terima, dan saya akan mereferensikan Bhineka.com untuk teman-teman yang mungkin membutuhkan produk elektronik seputar komputer secara online.

Memang untuk barang yang ada di toko langganan saya, tentu saja saya lebih suka membeli di kota saya sendiri, supaya kalau ada masalah ngurusnya lebih cepat dan murah (kalau beli dari luar kota kan repot juga ya harus mengirim kembali barangnya, belum lagi ongkos kirimnya).

Untuk teman-teman yang juga blogger, sebaiknya memiliki toko langganan yang bisa membantu segala urusan hardware, dan bila perlu (bilamana teman-teman tidak memiliki skill teknis) memiliki rekan kerja teknisi komputer yang bisa membantu segala permasalahan software. Karena biar bagaimanapun untuk seorang blogger, komputer bisa dibilang ibarat sepeda motornya tukang ojek, tanpa motor ini, bagaimana kita bisa bekerja?

Semoga bermanfaat 😉

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply