December 10th, 2008

Fasilitas online perbankan, di satu sisi, mempermudah kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, muncul ancaman virtual yang bisa sangan merugikan. Salah satunya phisisng atau online identity theft. Phising berasal dari kata fishing (memancing). Para pelaku (phiser) berusaha memancing data-data pribadi yang disalahgunakan untuk mengambil dana tabungan atau menggunakan kartu kredit.

Phising masuk melaui e-mail pribadi dengan mengirim ‘umpan’ berupa e-mail atau situs palsu. Orang bisa terkecoh karena tampilan online ini serupa dengan milik organisasi atau institusi ternama. E-mail phising akan meminta anda mengklik link yang terhubung dengan situs pribadi phiser.

Berdasarkan survey Gartner, serangan phising di Amerika Serikat pada 2007 telah menelan kerugian hingga 3,2 miliar dollar US. Jumlah korbannya meningkat dari 2,3 juta orang menjadi 3,6 juta orang pada Agustus 2007.

Bank yang peduli, tak hanya memproteksi ifrastruktur TI, tetapi juga berusaha mengedukasi nasabah dan masyarakat. “Bila anda menerima e-mail yang menjanjikan hadiah atau meminta anda memasukkan data-data pribadi, berhati-hatilah, karena organisasi terpercaya tidak akan meminta informasi semacam ini melalui e-mail,” tegas VP Country Marketing Head Citibank Indonesia, Rico Frans.

(sumber Femina no 47/XXXVI/27Nov-3 Des 2008

Semoga Bermanfaat ya 🙂

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply