April 7th, 2009

Jaman sekarang sering ya kita mendengar orang dapat penyakit aneh-aneh, baik yang dikarenakan gaya makan serba instant (kebanyakan junk food) sampai pada penyakit-penyakit yang berkaitan dengan kebersihan (sanitasi).

Virus-virus ataupun bakteri-bakteri penyebab penyakit tersebut mungkin saja sudah ada sejak dahulu, bisa juga sudah ada sejak jaman dulu hanya saja baru dikenali keberadaannya sekarang.

Tapi apa ya beda antara virus dan bakteri? Mungkin artikel Femina 21-27 Maret 2009 ini dapat bermanfaat.

Virus pada umumnya memiliki ciri-ciri sbb:

  • Demam tinggi tanpa disertai gejala-gejala lain.
  • Demam akut yang mendadak. Panas tinggi sampai di atas 39 derajat Celcius, tanpa disertai batuk pilek, dan seringkali panas tinggi ini tidak akan teratasi dengan obat turun panas.
  • Nadi akan berdetak kencang (naik 10-20 kali per menit untuk setiap kenaikan 1 derajat Celcius).
  • Ditemukannya ruam kemerahanan (rash, seperti pada penderita campak, Demam Berdarah) atau pembesaran kelenjar getah bening (gondongan).

Sedangkan bakteri (typoid) umumnya memiliki ciri-ciri sbb:

  • Demam gradual, suhu tubuh penderita akan naik turun pada minggu pertama, dan mendekati minggu ke-2 suhu tubuh tinggi tapi stabil.
  • Kecepatan nadi akan melambat saat suhu tubuh meningkat.
  • Disertai gejala lain seperti diare, batuk, pilek.
  • Ditemukannya tanda lidah putih (coated tongue) dan kadang-kadang pembesaran pada limpa dan hati.

Nah dengan mengetahui gejala-gejala tersebut setidaknya teman-teman akan lebih ‘alert’ (waspada) terhadap diagnosis dokter, dan bisa lebih kritis menyikapi diagnosis tersebut.

Tapi yang terpenting adalah tindakan mencegah penyakit, lebih baik membiasakan diri hidup sehat dengan pola makan, istirahat dan olahraga yang seimbang supaya kita memiiki daya tahan tubuh dan kekebalan tubuh yang lebih baik, sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply