December 5th, 2008

Lanjutan DARI

Mencegah pengaruh buruk radikal bebas dengan antioksidan

Salah satu contoh pengaruh buruk radikal bebas yang dapat langsung terlihat adalah manakala buah apel ataupun pir yang telah dikupas akan menghitam bila dibiarkan dalam ruang terbuka. Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi bila tubuh kita setiap hari terpapar radikal bebas yang berasal dari asap rokok ataupun polusi kendaraan bermotor. Terlebih bagi kita yang tinggal di kota besar dengan gaya hidup yang tidak sehat.

Untuk menangkal pengaruh buruk radikal bebas terhadap sel-sel tubuh maka diperlukan suatu antioksidan yang berfungsi menetralkan radikal bebas sehingga mampu mencegah kerusakan sel serta menurunkan resiko penyakit kronik dan kanker  manfaat antioksidan ini sudah banyak dibuktikan melalui penelitian baik pada manusia maupun hewan percobaan.

Beberapa vitamin dan mineral telah diketahui memiliki sifat sebagai antioksidan, seperti:
”    Vitamin : beta karotene (pro vitamin A), vitamin A, vitamin C, vitamin E
”    Mineral : seng (Zinc), selenium (Se)
”    Lainnya, cathecin (antioksidan dalam teh hijau)

Food and Nutrition Board of The Natiional Research Council, USA, telah menetapkan bahwa vitamin C, tokoferol, karotenoid dan flavonoid merupakan antioksidan yang sebaiknya ada dalam asupan makanan sehari-hari untuk mencegah efek negative radikal bebas.

Sumber antioksidan

Tubuh kita dapat memproduksi antioksidan alami berupa enzim Glutation Perokside dan Super Oxide Dismutase (SOD). Namun, antioksidan alami ini tidak cukup memenuhi kebutuhan tubuh karena dipengaruhi oleh banyak faktor. Oleh karena itu, tubuh memerlukan tambahan antioksidan dari luar (makanan) untuk membantu mencegah reaksi radikal bebas dengan sel.

Pada dasarnya, vitamin dan mineral yang bersifat antioksidan berasal dari makanan sehari-hari seperti:

  • Buah dan sayuran yang berwarna merah dan kuning (wortel, tomat, mangga) kaya akan betakaroten dan lycopene (karotenoid)
  • eruk, apel dan anggur banyak mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E yang sering disebut triple vitamin antioxidant.
  • Nasi, gandum, dan ikan diketahui banyak mengandung mineral selenium.
  • Teh hijau diketahui lebih banyak mengantung polifenol catechin dibandingkan teh hitam ataupun teh oolong.

Anyway, strawberry juga baik loh buat antioksidan.

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply