November 14th, 2008

Biasanya loh ya orang suka was-was kalau ama dokter disuruh melakukan tes laboratorium, pikiran bisa jadi melayang ke mana-mana mikirin kemungkinan yang gak bener, seperti kena kanker, kena sakit jantung, hepatitis, ginjal, pokoknya biasanya mikirnya yang serem-serem dech.

Apalagi kalau di tes awal udah terlihat kolesterol, asam urat, trigliserid nya tinggi, wuih… serem ya? Padahal tuh, kadang ya nggak ada apa-apa yang perlu dikhawatirkan sich.

Sebenarnya emang tidak ada yang perlu dikhawatirkan untuk melakukan tes laboratorium, anggaplah itu sebagai suatu pemeriksaan rutin sebagai parameter kesehatan kita. Mungkin kita terlalu banyak makan enak yang berlemak, terlalu capek, dsb, dengan panel pemeriksaan laboratorium, kita jadi tahu kita ini perlu lebih perhatian ama diri sendiri.

Tes laboratorium bisa dilakukan setahun sekali sebagai bagian pemeriksaan rutin, biar murah, ya tunggu aja sampai ada diskon dari lab nya, seperti halnya Laboratorium Prodia, biasanya setahun 2 kali mereka kasih diskon, kadang pas hari kesehatan, kadang di even lain. Lumayan kan kalau bisa hemat sampai 20%.

Tapi karena tes check up gini biasanya gak murah, maka jarang sekali orang melakukan tes rutin tahunan. Jadinya tes cuma dilakukan kalau dokter menemukan indikasi suatu penyakit, jadi buat lebih yakinnya ama dokter diminta tes lab.

Nah kebetulan saya dapat brosur dari prodia seputar tes-tes rutin (dan non rutin) yang biasa dilakukan orang:

  • Panel Check Up Kesehatan, bertujuan untuk mengetahui kualitas kesehatan secara umum, baik yang menyangkut fungsi organ maupun keadaan metabolisme tubuh.
  • Panel Premarital, untuk mendeteksi adanya penyakit menular, menahun atau diturunkan, yang dapat mempengaruhi kesuburan pasangan maupun kesehatan rutin.
  • Panel Awal Kehamilan, untuk mengetahui adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kesehatan ibu hamil maupun janinnya.
  • Panen Demam, untuk mengetahui penyebab demam.
  • Panel Torch, untuk mengetahui adanya infeksi dan status kekebalan terhadap parasit tosoplasma, virus rubella, cytomegalovirus dan virus herpes tipe 2 yang dapat mempengaruhi janin.
  • Panel Lemak, untuk mengetahui kadar berbagai jenis lemak yang penting dalam proses terjadinya penyumbatan pembuluh darah (Aterosklerosis).

Nah itu adalah beberapa pemeriksaan yang umum dilakukan di laboratorium, mungkin teman-teman memerlukan salah satunya?

Kesehatan tuh sebetulnya murah… Cuma kalau udah sakit… terasa mahal 🙁

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply