June 25th, 2014

Saat saya baru melahirkan September 2013, saya banyak menerima kado berupa barang, dan beberapa di antaranya saya sendiri sudah menyiapkan, misalnya gendongan, botol susu, sterilizer, dll. Jadinya saya memiliki beberapa tas bayi, beberapa gendongan, dll yang sudah bisa dipastikan tidak akan sempat digunakan.

Nah, akhirnya tentu saja tersimpan rapi di lemari rumah orang tua saya (rumah saya kecil, nggak ada tempat menyimpan banyak barang), dan nantinya akan dijadikan kado untuk rekan lain yang melahirkan dengan catatan cocok untuk baby nya.

Belum lagi, barang-barang yang keliru saya beli. Saya membeli botol susu merek bule yang anti sedak, ternyata anak saya lebih suka merek Pigeon saja yang jauh lebih murah, akhirnya nggak jadi digunakan padahal harganya lumayan.

So, gimana nich? Dijadikan kado, kok rasanya nggak enak di hati, karena namanya kado itu kan istimewa, kita mencari sesuatu yang bisa digunakan dan cocok untuk yang kita beri kado.

Untunglah, saya menemukan toko online yang bisa jual beli barang bayi bekas termasuk barang baru ex-kado. Saya lebih suka menggunakan jasa seperti ini daripada saya harus melakukannya sendiri. Saya lebih memilih menggunakan waktu saya menjalankan bisnis online saya daripada menjual kembali barang-barang bayi yang tidak saya gunakan tersebut dengan alasan bukan spesialisasi saya.. hehehe…

Anyway, mungkin ada rekan-rekan yang membutuhkan jasa Toko Perlengkapan Bayi Bekas ( www.batu.bayibekas.com ) , silahkan kontak sendiri ya… juga yang mungkin membutuhkan barang-barang bayi baru ataupun bekas dengan harga miring.

Dari pengalaman saya sendiri, saya menyimpulkan:
–    Nggak usah beli barang yang terlalu bagus, karena barang bayi umurnya pendek, yang penting aman dan nyaman, kualitas terjaga
–    Untuk mainan saya memang memilih merek yang lumayan, untuk alasan keamanan, karena hampir semua barang akan dimasukkan ke mulut bayi, tentu kita harus memikirkan faktor keamanan.
–    Pakaian bayi anak saya yang bagus-bagus adalah hadiah, karena bayi cepat sekali berganti ukuran. Dan jangan membeli terlalu banyak, apalagi kalau bayi kita jarang bepergian, yang penting nyaman digunakan.
–    Kalau memberi kado mendingan ngasih barang untuk keperluan misalnya bayi saat dia berumur di atas 6 bulan, karena biasanya ortunya belum menyiapkan, seperti anak saya memiliki hadiah baju dan sepatu untuk dia saat usia 1 tahun.
–    Terkadang memberi kado berupa uang lebih praktis, supaya dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Beberapa teman merasa saya ‘agak tolol’ karena menjual kembali kan pasti harganya dimiringkan dari harga toko, tapi buat saya daripada nggak kepakai numpuk di lemari, lebih baik saya jadikan uang dan saya gunakan uang itu untuk membeli apa yang diperlukan, atau ditabung saja.

Barang-barang bekas yang sudah tidak digunakan bayi saya, biasanya saya bagikan ke teman-teman yang bayinya lebih kecil usianya, atau saya kirimkan ke panti asuhan. Saya sendiri suka mengirimkan barang-barang tertentu ke panti asuhan, karena di sana pasti dibutuhkan dan akan disimpan untuk digunakan saat dibutuhkan.

So, silahkan ibu-ibu putuskan sendiri ya, mau diapakan barang-barang ex-bagy dan ex-kado yang tidak digunakan. Apakah akan dijual saja ke Toko Perlengkapan Bayi Bekas ( www.batu.bayibekas.com )atau disimpan dijadikan kado untuk teman lainnya.

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

3 Comments

tehnik berbicara di depan umum October 1st, 2014 at 8:12 am

bener mbak lina… kalau kita punya barang bekas baiknya di sumbangkan saja. saya sangat setuju sama penulis artikel ini. supaya lebih bermanfaat kan bisa di manfaatkan lag ya sama orang lain yang mungkin membutuhkan dan tidak punya uang untuk membelinya.

anwar sanusi October 1st, 2014 at 8:14 am

kerenlah. sayang sekali sdikit orng yang menuliskan artikel kayak gni.. sepertinya harus say abantu share nih di sosmed.

Lina October 1st, 2014 at 5:49 pm

Terimakasih buat teman2 yang mau bantu share ya…
Emang barang kalau numpuk mending dimanfaatkan entah dijual untuk ditukar sesuatu yang lebih dibutuhkan atau disumbangkan untuk yang membutuhkan.. daripada mubazir, jadi usang…

Leave a Reply