November 29th, 2008

Hmnn kata-kata yang cenderung keren, tapi satu kata pentingnya adalah research (riset). Riset alias penelitian sebetulnya bukan hanya bagian tersulit di internet marketing, tapi juga di semua bisnis lainnya.

Mengapa demikian? Karena begitu banyak yang harus diriset, seperti : barang apa yang dapat kita jual, kemudian siapa saja yang nantinya akan membeli barang tersebut (prospek/target market), kemudian ada berapa besar pangsa pasar yang kita tuju dan dapat kita capai (market share) ? ntar jualan di kota/negara mana aja? Saingannya siapa aja? Begitu banyak sebetulnya yang harus kita jawab sebelum kita mulai menjual sesuatu.

Internet marketing secara umum atau pun khusus di Indonesia sama saja, semua perlu riset.

Misalnya saja kita hendak menjual buku, tentunya kita tidak akan menjual buku tips ibu hamil dan menyusui pada sekumpulan photographer kan? Dan kita tidak akan menjual petunjuk praktis memanfaatkan sabut kelapa pada masyarakat kota New York kan? (maaf ya kalau contoh saya ekstrim, ini untuk menunjukkan pentingnya menentukan target market). Karena bila kita memasarkan di tempat yang salah, gimana mau laku?

Internet marketing di Indonesia masihlah terbuka luas sekali, namun sayang sekali banyak yang masih malas untuk mengerjakan riset (termasuk saya yang kadang-kadang kurang sabar dalam riset), akibatnya, produk yang dijual bukannya jelek, tapi nggak laku karena emang dipasarkan di tempat yang salah dan pada waktu yang salah (caranya juga salah).

Internet marketing research memang memerlukan waktu yang tidak sedikit, dan memasarkan sesuatu kerap kali harus melewati beberapa percobaan barulah akhirnya kita bisa menemukan suatu “produk” yang berjodoh dengan kita.

Saya akan mengambil contoh yang tidak jauh, yaitu di Indonesia, di mana internet marketing masih begitu luas.

Misalnya kita akan menjual ebook, sebaiknya ebook apa? Banyak loh, bisa aja dalam rangka memasyarakatkan internet marketing di Indonesia, kita menjual buku terjemahan tentang ilmu-ilmu marketing di internet (perlu diketahui kebanyakan literature internet marketing masih dalam bahasa Inggris dan harganya cukup mahal).

Nah keliatannya gampang dan empuk ya? Nggak loh, there is no free lunch, tetap aja teman-teman harus tahu:

Siapa target marketnya, apakah buku ini dijual kepada pemula yang belajar internet marketing, ataukah ebook yang ditujukan untuk mereka yang sudah mengenal internet marketing (ebook ilmu tingkat lanjut)

Kemudian, dijual harga berapa? Kalau kemahalan kan orang juga mikir, mungkin mereka akan memilih yang langsung ebook asli dari internet marketer internasional yang top (sekaligus riset pesaing). Kemudian juga yang baru pemula tentunya juga mikir-mikir soal harga, jadi dari sini tentunya bisa dikira-kira enaknya jual ebook yang harga berapa.

Dijual di mana? Bisa aja dijual melalui forum atau langsung dipromosikan di search engine, dengan iklan berbayar, tentunya kalau pakai iklan berbayar, teman-teman perlu tahu prospek pembelinya tinggal di kota mana aja, biar nggak buang-buang dana iklan dengan sia-sia.

Nah dari ilustrasi sederhana tersebut tentunya sudah terasa pentingnya riset untuk tiap bidang yang akan kita geluti kan?

Dan sebaiknya memang riset tersebut dilakukan dengan sungguh-sungguh sebelum dana dan tenaga kita terbuang sia-sia (alias tidak menghasilkan apa-apa).

Tulisan ini didedikasikan untuk internet marketing Indonesia society

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

One Comment

kiki4hire December 28th, 2008 at 8:46 pm

Marketing adalah hal yang unik, effort tertentu kadang menghasilkan hasil yang diluar dugaan. Mirip dengan karir, saat kita berupaya tertentu, terkadang hasilnya diluar bayangan kita sebelumnya.

Selalu ada snowball effect untuk segala hal, termasuk bagaimana merenda masa depan.

salam,

kiki4hire

Leave a Reply