July 10th, 2008

Kenapa? Pernah gak terpikir kenapa teman-teman kita yang lulusan sekolah yang sama, mendapat pelajaran dari guru yang sama, ada yang lebih berhasil dari kita tapi juga ada yang mungkin biasa-biasa saja?

Apa itu lalu salah gurunya? Salah sekolahnya? Tanya kenapa? 😉 kayak iklan aja nich jadinya.

Asian Brain juga sama, Asian Brain adalah sekolah online internet marketing. Namanya juga sekolah, tugasnya adalah memberi ilmu. Tapi itu tidak menjadikannya bertanggung jawab atas sukses atau tidaknya kita. Sukses atau gagal tetap selalu berada di tangan yang menjalani.

Dan sebagai sekolah tentunya Asian Brain tidak punya kewajiban untuk ‘menyuapi’ murid-muridnya sampai suatu tahap tertentu, semua kembali kepada usaha masing-masing.

Kebiasaan mencari kambing hitam ini sungguh tidak baik loh, dan tidak membuat kita lebih maju, malah membuat kita selangkah lebih mundur. Bikin malu juga.

Sebagai orang dewasa, kan mestinya kita mengerti bahwa kita ini adalah tuan atas hidup kita sendiri, jadi sukses atau gagal, jangan menyalahkan orang lain.

Karena itulah saya hanya tersenyum bila ada yang mengkambing hitamkan Asian Brain, karena saya tahu banyak teman-teman saya yang berhasil di internet marketing, dan mereka juga bergabung di sana, ada yang belajar, ada yang masih membagi ilmunya.

Menurut saya sich kalau emang Asian Brain kumpulan orang yang pengangguran, masa sich banyak banget yang bodoh gitu? Justru karena para Abers ini menikmati keberadaan dan kebersamaan di sana, makanya meski udah pintar dan bisa cari uang online, mereka masih bertahan di sana.

Dan karena Asian Brain bukan gratisan, jadinya para Abers juga males kasih komentar debat kusir. Ini adalah semacam sekolahan, dan para murid boleh memilih mau belajar di mana, so kalo emang ada yang menyalahkan sekolahnya, dewasakah itu?


Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply