January 8th, 2009

Di tengah banjirnya situs, blog dan internet marketer yang menjajakan barang yang sama dengan yang kita jual, mungkinkah kita memperoleh konsumen yang loyal?

Menurut saya, mengapa tidak? Sangatlah mungkin teman-teman memperoleh loyalitas konsumen tersebut, asalkan teman-teman memiliki mental ‘customer service oriented’, berikan yang terbaik untuk konsumen, jangan hanya sebelum membeli saja kita bermanis-manis dengan mereka, tapi setelah membeli berikanlah after sales service.

Untuk lebih jelasnya mungkin beberapa tips di bawah ini bisa menjadi ide-ide untuk membangun loyalitas konsumen:

  • Jual produk sesuai spesifikasi (jangan membohongi konsumen)
  • Bangun komunikasi 2 arah, jangan mendikte konsumen, cari tahu apa yang mereka butuhkan, dan lengkapilah dengan semacam petunjuk pemakaian produk yang jelas, misalnya saja untuk software, berikan step by step cara mengistallnya, dan jelaskan juga cara-cara mengatasi permasalahan seputar produk.
  • Pada umumnya banyak penjual yang merayu-rayu calon konsumen untuk membeli, tapi begitu produk telah diterima konsumen, tidak ada lagi after sales service, penjual tidak mau tahu seandainya konsumen mengalami kesulitan, atau produk yang dibelinya rusak (mungkin rusak saat pengiriman), dsb. Untuk ini perlu teman-teman pahami, bahwa after sales service sangat bermanfaat untuk membangun kepercayaan pembeli pada penjual. Bila seorang pembeli merasa tidak dilayani, bisa dipastikan dia tidak akan membeli kembali di toko yang sama.
  • Lakukan follow up kepada konsumen, tanyakan apakah mereka mengalami kesulitan dengan produk yang telah dibelinya. Dan apakah ada hal-hal lain yang bisa teman-teman bantu seputar permasalahnya.
  • Untuk pengusaha online, memiliki newsletter sangatlah penting, karena melalui newsletter inilah dibangun komunikasi, dan kepercayaan antara pengusaha online tersebut dengan komunitasnya, di mana diharapkan saat ada suatu produk bagus yang ditawarkan, akan banyak anggota komunitas yang membeli.
  • Bilamana memungkinkan berikanlah garansi uang kembali, sebagai jaminan bahwa produk teman-teman adalah produk bagus, dan dapat dipertanggung jawabkan (orang lebih mau membeli bila mereka yakin tidak akan dibohongi dan tidak memiliki resiko, teman-teman tidak perlu kuatir, bila produk tersebut memang bagus dan sesuai spesifikasi, pembeli tidak akan memiliki alasan untuk melakukan pengembalian).

Intinya bangunlah komunikasi dan kepercayaan calon konsumen dan konsumen yang telah teman-teman miliki, karena biasanya orang cenderung lebih suka membeli dari orang yang telah mereka kenal.

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply