March 14th, 2009

Mendengar kata Asian Brain saja, pasti sudah mengundang komentar, mulai komentar miring, positif sampai negatif yang jelas-jelas menolak Asian Brain sebagai sekolah internet marketing Indonesia.

Tapi seandainya Asian Brain seburuk yang kita baca dari beberapa postingan internet, mengapa ya Dini Shanti, Pak Agung dengan Travel Hematnya.  Kemudian Danang, dengan JogjaTemplate dan JogjaHost nya masih juga bercokol di sana? Adakah orang yang mau membayar uang sekolah tanpa mendapat ilmu atau manfaat lain?

Kalau saya mengartikan hal itu sebagai suatu kenyataan bahwa Asian Brain merupakan rumah untuk para pembelajar internet marketing, mulai dari yang newbie (pemula) sampai yang advance (tingkat lanjut). Kalaupun mungkin ilmu-ilmu mereka yang sudah senior sudah tinggi, mereka masih menganggap Asian Brain sebagai suatu rumah keluarga di mana mereka dapat saling berbagi dengan teman-teman sesama peminat bisnis online.

Untuk mereka yang sudah ‘pintar dan mapan’ ini, berbagi ilmu merupakan suatu kesenangan tersendiri. Mereka mungkin mengamalkan, “ilmu yang dibagikan adalah kekal”

Banyak memang yang keluar dari Asian Brain, mengapa? Berbagai alasan, mungkin biaya (dianggap mahal, sekalipun itu sebenarnya investasi yang bisa dipetik buahnya di kemudian hari), ada pula yang menganggap ilmunya sudah cukup untuk merantau dan mencari ilmu-ilmu baru di luaran, atau mungkin ada yang kecewa, karena ternyata setelah 3 bulan gabung, kok belum kaya raya (khususnya mereka yang berpikir bisnis online adalah bisnis cepat kaya).

Tapi juga ada yang kecewa karena mungkin team support Asian Brain kurang cepat menjawab, atau mungkin senior-senior kurang pas berpendapat, bahkan ada yang mungkin keluar karena tersinggung (guyonan yang salah tempat), dan banyak lagi dech alasannya.

Tapi di tengah pro dan kontra tersebut tetap saja Asian Brain dapat bertahan sebagai sekolah internet marketing Indonesia. Mengapa?

Inilah keajaiban dunia online, yang pendapat pro membuat orang ingin tahu, mereka pun kemudian ingin mencoba belajar untuk mencari duit online melalui internet marketing.

Dan pendapat yang kontra pun, membuat orang semakin ingin tahu, seperti halnya gossip artis di dunia infotainment, semakin negatif, orang semakin ingin tahu apa yang terjadi, bagaimana detailnya, sehingga artis yang bersangkutan hasilnya adalah semakin ngetop.

Tidak semua yang belajar di Asian Brain cepat berhasil, itu harus diakui. Seperti halnya sekolah kan, kita diajar oleh guru yang sama, ilmu yang sama, buku yang sama, tetapi mengapa ada yang lebih pintar ada yang enggak? Karena semua berpulang kepada kita sendiri sebagai pelakunya.

Teman-teman kita yang berhasil itu, mencoba lebih gigih, dan meluangkan waktu lebih banyak untuk belajar, terlebih mereka ulet dan tidak cepat putus asa.

Nah apakah teman-teman pro Asian Brain? Atau kontra? Semua bebas berpendapat, tapi ungkapkanlah pendapat itu dengan bijak, dan pada tempatnya secara dewasa.

Dengan atau tanpa Asian Brain, saya percaya internet marketing Indonesia akan terus maju.

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

2 Comments

maskuncoro March 14th, 2009 at 1:04 pm

Saya sependapat dengan anda, Dengan atau tanpa Asian Brain, saya percaya internet marketing Indonesia akan terus maju.

Salam kenal dari Lampung.

Agung - TravelHemat.com March 15th, 2009 at 10:16 am

Bener apa yang dikatakan Lina. Kalo bukan karena asianbrain dan Anne Ahira, saya mungkin nggak akan bisa mengenal dan mengembangkan bisnis online seperti sekarang. Asian Brain menurut saya adalah pusat pembelajaran Internet Marketing yang sangat baik. Terbukti, setelah hampir 2 tahun saya belajar (1 April 2009 ini genap 2 tahun saya belajar di AB), saya bisa mendapatkan income yang lumayan dari bisnis online, termasuk memiliki berbagai website yang menjual berbagai produk, diantaranya http://www.TravelHemat.com, http://www.TravelHematShop.com dan yang paling gress, http://www.RentVillaBali.com.
Nah, kalo bukan karena asianbrain dan Anne Ahira, mungkin ini nggak akan pernah terjadi.

Leave a Reply