May 1st, 2009

Sebagai manusia biasa pasti kita semua pernah merasakan up and down, kadang kita begitu bersemangat (kuat bekerja sampai larut malam), tapi kadang kita menjadi begitu jenuh, rasanya malas, kurang bersemangat, bosan luar biasa.

Sebagai orang dewasa, kita memiliki tanggung jawab yang mana tidak akan membiarkan kita bekerja hanya berdasarkan ‘mood’. Kita harus melakukan apa yang harus kita lakukan, suka atau tidak suka (itulah tanggung jawab).

Lalu bagaimana mengatasi masalah lemah semangat serta kejenuhan tersebut? Apa yang dapat kita lakukan? Kalau kita kerja pun, saat motivasi turun ke tingkat paling dasar, paling-paling kerja kita asal-asalan dengan hasil yang ‘mudah-mudahan bagus dan memuaskan’

Well, mungkin di saat-saat kita sedang ‘down’ itu, kita harus mengingat-ingat kembali apa motivasi kita, entah itu suatu kehidupan yang lebih baik, kemapanan ekonomi, kebahagiaan, prestasi, popularitas, apapun yang menjadi motor kita, kita sadari kembali bahwa bermalas-malasan tidak akan membawa kita ke mana-mana, malah kita akan semakin jauh dari ‘impian’ kita tersebut.

Tapi langkah praktis apa yang harus kita lakukan untuk mengembalikan motivasi serta semangat kita?

Kalau saya, biasanya saya akan ‘refreshing’ dulu, membuang kejenuhan, kalau perlu seharian saya akan menghentikan segala rutinitas dan bersenang-senang, misalnya jalan-jalan (berganti lingkungan), membaca novel, komik, majalah, nonton TV (sekalipun isinya kadang sinetron ruwet yang ceritanya berbelit tidak karuan), nonton film, kumpul-kumpul teman, apa saja yang lain dari rutinitas saya.

Kadang setelah melakukan ‘refreshing’ saya jadi rindu untuk bekerja kembali, motivasi serta semangat serasa sudah di’recharge’. Bukankah kita juga seperti baterai yang perlu di recharge?

Tapi ada pula teman-teman yang memilih untuk merenung ‘keras’ mengingat-ingat kembali masa lalu menyakitkan, saat kurang uang, saat sakit, saat jatuh, dsj untuk mengingatkan (mencambuk) mereka kembali bahwa mereka perlu terus maju, untuk meraih impian dan cita-cita kemapanan mereka.

Selain itu, kita bisa pula blogwalking ke blog-blog motivasi, atau ke toko buku untuk numpang baca kata-kata motivasional, karena kata-kata ini biasanya juga dapat memompa mood kita kembali. Coba deh kalau nggak percaya :

Cara apapun yang ditempuh untuk memotivasi diri sendiri, tidak ada yang ideal sempurna, karena tiap orang punya cara personal. Cara yang ampuh untuk saya belum tentu ampuh untuk anda. Bahkan cara-cara pribadi pun kadang harus divariasi supaya tidak jadi membosankan.

Anyway, ada satu pepatah (saya lupa dari mana) yang mengatakan, “Bahkan di saat anda berputus asa, tetaplah bekerja dalam keputusasaan itu”

Bagaimana menurut anda?

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

3 Comments

hendro May 4th, 2009 at 1:15 pm

Good sharing. Aku paling sering ngalamai yang ginian. Atau memang aku nya yang males ya he he he…
Btw, thanks for sharing pengalamannya.

lolypop August 3rd, 2009 at 10:36 am

iya nih aku juga kadang suka ngalamin hal ini…..malah abis longweekend balik ke kantor malah jadi gak mood itu, nah kira2 musti gimana tuh….

Lina August 3rd, 2009 at 6:07 pm

@ Lolypop, mungkin dengan mindset ya… mikirin kalo kita udah di recharge saat weekend, maka sudah selayaknya kita bekerja lebih baik lagi di minggu yang ini…. atau mungkin membuat tantangan2 baru untuk tiap minggu, sehingga merasa semangat terus, nggak perlu tantangan besar, tapi tantangan yang bisa membuat hidup ini lebih seru, berwarna, dan selalu menyenangkan untuk diri sendiri maupun orang-orang di sekeliling kita, dengan menyenangkan orang lain, kita akan ketularan senang juga loh 😉

Leave a Reply