November 17th, 2009

Tahun ini adalah tahun ke-3 saya belajar bisnis online, dan mempraktekkan apa yang saya pelajari. Saya sangat bersyukur (saya yakin juga dirasakan oleh beberapa rekan seperjuangan lain, seperti Henri, Hendro, Audy, dan terlalu banyak kalau saya sebutkan satu per satu) bahwa saya memiliki seorang mentor yang baik.

Mentor adalah sosok yang bisa dibilang sebagai pembimbing, merupakan seorang guru sekaligus pendamping dan sahabat, dia selalu ada saat kita butuhkan bantuannya. Dan seorang mentor biasanya tidak pernah pamrih atas semua dukungan yang dia berikan.

Mentor dalam kehidupan, sangatlah beruntung bila kita bisa menemukan sesosok ‘tokoh’ yang dapat menjadi guru panutan dalam kehidupan kita. Mentor ini bisa siapa saja, orang tua, guru, saudara, sahabat, siapa saja yang kita hormati dan kita kagumi pencapaiannya (baca:prestasi).

Bagaimanakah ciri-ciri mentor yang baik itu?

  • Mentor tersebut adalah orang yang sukses di bidangnya, misalnya mentor bisnis online, maka dia sudah membuktikan kesuksesannya baik itu melalui penghasilannya atau reputasinya (jadi memang sudah terbukti ‘beliau’ ini kompeten di bidangnya). Dan dalam kehidupan sehari-hari tentunya kita sebaiknya mencari panutan mereka yang memiliki kehidupan pribadi dan keluarga yang sehat dan stabil, berhasil dalam pekerjaannya, sosok adem ayem yang membuat banyak orang ingin seperti ‘beliau’
  • Mau berbagi, mau mengajari, apa gunanya memiliki seorang mentor yang tidak mau mendidik kita, bukan mentor itu namanya.
  • Berani mengakui kesalahannya, bersikap gentleman, meskipun kita beliau ini mentor kita, bukan berarti selalu benar kan? Mentor juga manusia, bisa khilaf dan punya banyak kekurangan. Justru kita perlu bertanya bilamana mentor kita ini sempurna, jangan-jangan itu topengnya?
  • Mentor yang baik punya pikiran positif dan terbuka untuk ide-ide baru, selalu mau belajar dari siapa saja (seorang yang hebat biasanya rendah hati, dan terus mau belajar dari orang lain)
  • Mentor tidak pamrih dan dia tidak iri terhadap keberhasilan anak didiknya, bahkan dia akan bangga bila kita bisa melampauinya (ini mentor top, karena bisa bangga menerima orang lain lebih hebat)
  • Mentor bukanlah orang yang pandai bicara dan berkotbah dalam teori, tapi memang dia sudah membuktikan sendiri nilai-nilai yang dia anut.

Kita memang belajar dari seorang mentor, mendapat suntikan semangat dari ‘beliau’ dan selalu mengharapkan bantuannya terutama di saat-saat darurat, tapi yang harus selalu kita tanam dalam hati kita adalah kita tidak boleh BERGANTUNG padanya, jangan membebani orang lain.

Belajarlah untuk mandiri, mentor adalah pendamping, bukan sosok yang kita gelayuti selamanya. Kita belajar dan ke depannya tentunya sangat baik bila kita mampu menjadi mentor untuk orang lain.

Ada loh teman-teman online yang punya ketergantungan tingkat tinggi pada mentornya masing-masing, ada apa-apa sedikit otomatis langsung minta dicarikan solusiā€¦. Ini kurang baik, lebih baik kita berusaha sendiri dulu secara mandiri, jangan merepotkan mentor kita, bilamana memang kita sudah ‘mentok’ (tidak ada jalan lagi) barulah kita minta ‘bimbingan’ beliau.

Bagaimana? Sudah punya mentor? Mau cari mentor? Atau merasa sudah saatnya kita lebih mandiri?

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply