September 21st, 2009

Sekedar sharing aja ya, tentang bagaimana sebaiknya kita menghadapi suatu persoalan.

Mungkin teman-teman pernah mendengar ya pepatah dari Harold Stephens (jangan tanya saya ya dia siapa, hehehe), pepatahnya gini:
There is a great difference between worry and concern. A worried person sees a problem & a concerned person solves a problem.

Artinya, ada perbedaan besar antara orang yang kuatir dan orang yang peduli, orang yang kuatir melihat ‘masalah’ dan orang yang “peduli” memecahkan masalah… kalimat sederhana ini kalau saya sederhanakan lagi, akan menjadi solution focus, berfokus pada solusi sebuah permasalahan.

Seringkali kan, saat kita dilanda masalah kita berputar-putar pada permasalahan itu sendiri, kita memikirkan mengapa masalah itu terjadi, mengapa menimpa kita, kenapa terjadi sekarang, mengapa begini dan begitu, dan kita malah berputar semakin jauh dalam permasalahan itu sendiri.

Padahal daripada berputar-putar memikirkan permasalahan yang ada, lebih bijaksana kalau kita memikirkan bagaimana menyelesaikan permasalahan yang ada. Apa yang bisa kita lakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut, alias berfokus pada solusi. Toh memikirkan permasalahan tidak akan menyelesaikan apapun, kita harus take action untuk menyelesaikan problem tersebut.

Untuk bisa berpola pikir ‘solution focus’ diperlukan proses, kita harus melatih diri untuk berpikir pada solusi suatu permasalahan, supaya bisa terbiasa untuk memiliki mekanisme solution focus tiap menghadapi suatu permasalahan, karena biar bagaimanapun pola pikir adalah mekanisme yang bisa kita latih sendiri.

Semoga bermanfaat 😉

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply