July 10th, 2015

Teman-teman mungkin sudah banyak yang kenal nama Ellen May, atau sudah sempat membaca artikel saya sebelumnya. Tapi di sini saya mau cerita sedikit yang sangat mendasar tentang trading (bisnis saham) dan main saham… beda loh… Sangat berbeda sekali.

Yang namanya ‘main’ ya hasilnya tentu main-main ya… Kalau namanya bisnis, tentu harus dilakukan dengan sungguh-sungguh karena di sana kita keluar modal, dan dalam bisnis tentu saja kita ingin bisa profit (untung), dalam bisnis kita juga harus bekerja bukan cuma asal-asalan saja mengharapkan imbal hasil yang tinggi (bisnis bukan investasi bodong ya tapi bisnis).

Tapi banyak sekali rekan trader, terutama rekan trader pemula merasa sudah bisa trading (ataupun investasi saham) hanya karena keberuntungan pemula (beginner luck)… Beberapa kali untung merasa metodenya sudah benar, padahal itu hanyalah kebetulan yang melahirkan euphoria… dan kemudian saat badai menghantam, bukan hanya keuntungan yang sudah didapat yang lenyap tapi modalpun nyangkut ataupun hilang (bila yang kita miliki adalah saham busuk).

Gimana caranya rekan-rekan bisa trading saham (bisnis saham) dengan benar? Saran saya adalah belajar langsung dari pakarnya… Dan kemudian mengapa saya menyarankan ibu Ellen May? Saya pribadi banyak belajar dari twitter beliau seperti yang saya ceritakan… tentang money management dll, saya juga mengikuti beberapa rekan trader lainnya… Dari broadcast rekomendasi saham, ibu Ellen menggunakan metode yang menurut saya konservatif, nggak muluk-muluk, semua manual nggak pakai robot.

Saya sendiri nggak percaya dengan analisa robot, namanya aja robot, sedangkan pasar itu bisa diibaratkan selalu bergerak, gimana mau di algoritma ya.. kira-kira melesetnya berapa persen, sport jantung ama keuntungannya berimbang gak ya? Namanya bisnis ya tentu saja harus dikerjakan, dipelajari, namanya trading tentu harus mau analisa, bisnis yang nggak dikerjakan ya mana bisa berhasil kan?

Banyak orang merasa mengeluarkan uang untuk belajar itu mahal.. padahal kalau kita sampai nggak punya ilmu lalu merasa pintar hanya karena beberapa kali untung saja, percayalah, kerugian yang akan kita alami itu akan jauh lebih besar dari biaya kita belajar… Ibarat mengail ikan, kalau kita tahu trik nya, caranya, kita bisa mengail di kolam, di laut, di mana saja (tentu ilmu mengail di kolam dan di laut berbeda ya), tapi kita bisa mengail dengan cara yang benar, tahu kapan ada badai, kapan sebaiknya kita menepi….

Kembali ke trading saham, bila diantara rekan-rekan ada yang membaca postingan ini, coba ikuti blog bu Ellen, juga baca testimoni rekan-rekan yang sudah mengikuti training beliau di sini.

Dalam trading saham, mindset bisnis juga sangat penting, menurut saya, bisnis itu adalah money for money, kita menggunakan modal berupa uang untuk mendapatkan uang yang lebih banyak alias mendapatkan balik modal dan laba. Money yang pertama kita keluarkan kita sebut investasi awal, selain berupa modal operasional jangan lupakan modal ilmu untuk menjalankan bisnis tersebut. Dan belajarlah pada pakarnya, jangan sembarangan mengangkat guru. Ibaratnya belajar berenang sebelum terjun ke laut.

Ibarat pisau, harus terus diasah supaya tajam, ibarat kapak juga harus diasah supaya tajam dan kuat memotong pohon, demikian pula kemampuan kita, harus terus diasah supaya makin pintar dan berpengalaman. Investasi untuk diri sendiri itu sangat penting, bukan berupa investasi pakaian dan tas mahal, semua itu bisa menjadi usang dan ketinggalan jaman. Tapi investasi berupa ilmu yang tidak akan usang bahkan bisa mempertajam otak dan kemampuan kita untuk menghasilkan uang.

Nah silahkan teman-teman yang tertarik pada ilmu saham pertimbangkan sendiri, mau belajar atau dihajar oleh pasar… mau bisnis saham atau mau main saham.. atau mau investasi saham.

Tapi ada satu rahasia penting dalam bisnis saham, yaitu bagaimana kita harus punya psikologi trading yang baik, rencana trading, gimana kita mengendalikan diri saat saham yang kita beli untung, haruskah kita menjadi serakah, atau haruskah kita kita menyimpan saham yang terlanjur merugi sambil berdoa saham tersebut segera naik harganya. Apa yang harus kita lakukan? Siap untung harus siap rugi dong..namanya juga bisnis (saham).

Semua itu ternyata bisa dipelajari, ada ilmunya… bukan pakai Feeling Analysis aja.. bukan asal beli saham, asal jual menurutkan perasaan. Keputusan di tangan teman-teman ya…

Kalaupun teman-teman nggak tertarik berbisnis trading saham, mungkin artikel dan info pembelajaran ini bisa bermanfaat untuk rekan-rekan kita yang tertarik untuk belajar… Help to info ke teman-teman lain ya…

Untuk info jadwal training bisa lihat di web ibu Ellen langsung di sini

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply