August 25th, 2008

Hari gini bisa dibilang semua mahal. Gimana gak mahal, semua barang diangkut ama kendaaan bermotor, jadi kalo harga bensin mahal, otomatis semua barang jadi mahal juga.

Sementara income kita belum tentu naik seiring dengan kenaikan harga barang-barang tersebut. Mau minta naik gaji, itu bisa dibilang gak masuk akal, karena perusahaan pun pastinya juga sibuk bertahan supaya tidak tutup (persaingan makin keras, biaya naik, sementara pasaran sepi).

Nah trus gimana kita bisa bertahan? Mungkin salah satu yang bisa kita lakukan adalah pintar-pintar mengatur income kita. Bagaimana supaya cukup untuk semua kebutuhan, termasuk disisihkan sedikit untuk cadangan di saat darurat (ditabung).

Pengeluran berarti berbelanja, jadi mungkin bila kita bisa berbelanja dengan bijak, kita bisa menghemat loh.

Ini ada beberapa tips berbelanja yang mungkin bisa membantu:

  • Berbelanja dengan perut kenyang, pernah kan mengalami saat lapar semua makanan jadi enak. Demikian juga dengan belanja, kalau kita berbelanja dengan perut lapar, biasanya kita akan memasukkan lebih banyak barang ke keranjang kita tanpa kita sadari.
  • Bila pergi berbelanja, bawalah shopping list, catat apa-apa yang perlu dibeli termasuk jumlahnya, dan yang terpenting, jangan membeli sesuatu yang lain di luar catatan tersebut. Begitu kita mengambil satu barang di luar daftar belanja kita, barang-barang lainnya pun akan ikut serta masuk keranjang.
  • Usahakan membawa uang cash yang cukup, biasakan membayar cash saja, kadang mentang-mentang pake credit card, kita jadi sembrono belanjanya, karena kita merasa uang pasti cukup (padahal ngutang bayar bulan depan), kalau perlu tidak usah membawa credit card, bawa tunai sesuai kebutuhan saja.
  • Beli sesuatu berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan, jadi kalau kita tidak membutuhkan, jangan dimasukkan keranjang (kadang kita beli sepatu lagi, padahal sepatu kita di rumah masih banyak, masih bagus, belum perlu regenerasi sepatu)
  • Pintar-pintar memilih merek/alternatif, jaman sekarang banyak barang bagus meski tidak mahal, asal kita jeli memilih, kita tidak perlu membeli yang mahal-mahal lagi, karena sekarang banyak produk sejenis dengan kualitas bagus tapi harganya terjangkau (cuma kadang kita aja yang branded minded)
  • Jangan branded minded, barang branded memang biasanya lebih gengsi ama lebih kuat. Tapi coba dipikirkan lagi, misalnya kita beli sepatu branded yang bisa berumur 5 tahun pakai, trus apakah berarti kita gak akan beli sepatu baru lagi dalam 5 tahun tersebut? Jadi kadang barang branded cuma menang di gengsi aja. Buat apa? Gengsi itu makan biaya loh.

Yah, pendeknya di hari gini, kita mesti pintar-pintar atur uang biar cukup, biar bisa bertahan di ekonomi yang lesu ini.

Semoga bermanfaat 😉

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply