July 24th, 2008

Apa ya maksudnya bayar tunai pake kartu kredit? Bukannya kartu kredit berarti ngutang? Aneh dech.

Sebelum penasarannya terjawab, saya ingin berpendapat sedikit soal credit card, boleh ya?

Credit Card bisa jadi emang kita butuhkan, terutama di saat-saat darurat, misalnya membayar downpayment rumah sakit (pas uang lagi gak ada, tapi ada yang sakit, ya kadang emang terpaksa ‘ngutang’). Juga kalau kita sering bertransaksi di internet, mau tidak mau kita memang membutuhkan credit card.
Tapi perlu juga diketahui tidak semua hutang itu hutang yang baik. Hutang kok ada baik ama gak baik ya? 😉 Gini nich, hutang baik adalah hutang untuk barang-barang modal, misalnya kita membeli buku-buku tulis untuk dijual lagi, nanti pas udah laku semua, kita bisa bayar hutang kita dan mengantongi sisanya. Sedangkan hutang yang buruk adalah hutang untuk barang-barang konsumsi, misalnya kita makan-makan di café/resto bayar pake credit card, nah apakah pengeluaran kita itu akan menghasilkan laba buat kita? (paling-paling nambahin kolesterol, hihi 😉 )

Kembali lagi ke Credt Card, setelah mengetahui dua jenis hutang tadi, tentunya kita harus berpikir lebih jauh sebelum menggesek Credit Card kita kalau tidak mau terjerat hutang kan?

Tapi akhir-akhir ini banyak loh insentif menggoda untuk penggunaan Credit Card dari merchant tertentu, misalnya aja diskon 10-50% bahkan lebih, cash back, dsb. Sayang kan kalo promosinya gak dipergunakan? Kan hitung-hitung bisa makan hemat juga :

Nah inilah saatnya menggunakan Kartu Kredit untuk pembayaran tunai. Caranya bagaimana?

Gini nich, kalau teman-teman kebetulan punya 2 rekening bank, gunakan salah satunya sebagai kas besar (tempat uang masuk) dan yang satunya lagi sebagai kas kecil (untuk mengeluarkan uang).

Semua gaji, uang saku dan lain-lain penghasilan kita simpan di kas besar. Dan semua pengeluaran di Kas kecil. Uang di kas kecil tidak boleh di utak-atik, semua sudah ada alokasinya.

Dan misalnya teman-teman hari ini memakai Credit Card sejumlah 100 ribu, segeralah mentransfer uang dari kas besar ke kas kecil sejumlah 100 ribu (ingat, uang di kas kecil ini tidak boleh diambil untuk keperluan lain selain yang direncanakan, dalam hal ini membayar tagihan Credit Card).

Kalau teman-teman tidak memiliki 2 rekening bank, tidak perlu membuat juga (kan rekening bank selalu ada ongkos administrasinya, sayang juga kan). Dalam hal ini teman-teman bisa memakai “kotak ajaib” alias celengan aja. Jadi sediakan aja kotak di rumah buat menampung uang dari kas besar sejumlah pengeluaran kartu kredit. Gampang kan?

Ide nya gampang, tapi ntar pelaksanaannya… pasti tergoda juga :

Dengan menggunakan cara ini, maka teman-teman diharapkan tidak akan terjerat hutang Kartu Kredit yang bunganya tinggi itu. Kemungkinan terburuk, teman-teman cuma kehabisan uang (maksud saya, kalau di kas besar sudah tidak ada dana, ya sudah berhentilah menggunakan Credit Card, dan hentikan semua pengeluaran).

Kehabisan uang berarti titik NOL, tapi berhutang itu berarti titik MINUS 9 Jadi sebaiknya kalau keuangan agak ngepas, pake cash aja semua, termasuk pengeluaran kartu kredit, semua pakai tunai 😉

Semoga bermanfaat 🙂

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Live
  • StumbleUpon
  • YahooMyWeb

Leave a Reply